Friday, August 23, 2013

Yoga adrian (16513127) : Review K3

OSKM ITB 2013 kali ini bertema “kearifan lokal”. Apa sih kearifan lokal itu? Kearifan lokal ialah respon terhadap posisi geografis negara kita sebagai negara maritim dan agraris.penting sekali bukan bahwa setiap orang di indonesia perlu memiliki kearifan lokal, termasuk kita mahasiswa nih. Yang katanya akan memimpin bangsa ini nantinya, perlu memiliki sifat kearifan lokal. Oleh karena itu, OSKM ITB 2013 memiliki sebuah visi, yaitu “semangat berkemahasiswaan dengan kearifan lokal untuk indonesia”. Kita yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa ini, diharapkan mampu memimpin dan membuat indonesia menjadi mandiri atas sifat kearifan lokal bahwasanya adalah sifat asli dari indonesia, sifat yang sudah mendarah daging di indonesia sejak lama.
Nah agar tujuan diatas itu bisa terealisasi kan, OSKM ITB 2013 punya sebuah misi, yaitu membuat para mahasiswanya memilki pola pikir K3. K3 itu sendiri ialah kreatif, konstruktif, dan kritis. Dan kegiatan yang dilakukan OSKM ITB 2013 yaitu memberi materi “membentuk pola pikir k3” bagi mahasiswanya.
Setelah diberi materi, begini lah menurutku tentang definisi dari pola pikir k3. Yaitu K yang pertama, Kreatif. Kreatif adalah sebuah sifat yang bersifat menciptakan atau memakai yang sudah ada untuk menyelesaikan sebuah masalah. Kreatif ini identik dengan mempunyai banyak ide dalam menyelesaikan sebuah masalah. Nah setelah kita memiliki banyak ide untuk menyelesaikan sebuah masalah, kita perlu K yang kedua nih, yaitu kritis. Kritis ialah penelitian yang jeli. Nah kritis ini berguna untuk menyeleksi banyak ide yang terpikirkan setelah menjadi kreatif.  Kata lain dari kritis ini ialah pemikiran yang matang, oh apakah ide ini cocok untuk masalah ini? Bagaimana dgn yang lain? Jadi kita perlu banyak pertimbangan untuk menentukan. Kita perlu banyak fakta yang diperlukan untuk menentukan itu. Nah seperti itulah kira kira K yang kedua, atau kritis. Lalu masuk K yang ketiga yaitu konstruktif. Konstruktif ini ialah sifat atau aksi yang kita lakukan itu harus bertujuan untuk mempercepat atau memajukan proses penyelesaian masalah, bukannya bertujuan untuk menghambat, atau menjatuhkan yang lain dengan tujuan tertentu. Percuma saja bila kita sudah kreatif dan konstruktif, namun kita justru menghambat sebuah diskusi. Kita malah menjatuhkan orang lain, membuat orang lain malu, membuat adanya perselisihan. Bukannya menyelesaikan masalah, justru kita akan membuat masalah menjadi lebih rumit. Dengan menjadi konstruktif, tentu saja semua permasalahan akan selesai dengan baik. tujuan adanya diskusi untuk menyelesaikan masalah itu pun pasti akan berhasil.
Seperti itulah kira kira definisi K3 menurut saya. Sangat penting untuk memiliki pola pikir k3 dalam menyelesaikan sebuah masalah. Dan kita sebagai calon pemimpin bangsa ini perlu memiliki pola pikir K3. Kita harus bisa menyelesaikan masalah masalah yang ada indonesia ini. Yang kita tahu, indonesia ini memiliki banyak sekali masalah yang harus diselesaikan agar tercipta salah satu tujuan negara kita. Yaitu kesejahteraan masyarakat. Kita yang memiliki pola pikir K3 ini lah yang sekiranya mampu membuat indonesia ini maju dan bangkit. Tidak hanya mahasiswa deh, bahkan semua warga negara indonesia ini, perlu memiliki pola pikir K3. Dengan begitu semua orang bisa baur berbaur, berkerja sama dalam menyelesaikan masalah yang ada di indonesia. Tidak ada lagi orang yang justru akan membuat masalah jika semua orang memiliki pola pikir k3.

Dan pada akhirnya, tidak hanya kita orang indonesia yang perlu memiliki pola pikir K3. Tetapi juga warga negara bangsa lain yang ingin berkembang. Agar tidak ada lagi negara miskin atau negara yang terlantar warga negaranya. Kita semua ingin bahwa setiap negara menjadi negara maju, berkembang bersama agar tidak ada lagi kesenjangan yang terlalu besar. atau bahkan negara maju sekalipun juga perlu memiliki pola pikir K3. Agar mau membantu negara negara lain yang perlu perkembangan. Agar terciptanya tujuan dunia.

No comments:

Post a Comment