Ga kerasa, sekarang udah tinggal 2 hari lagi
OSKM-nya. Cepet banget rasanya. Perasaan tadi malem masih opening OSKM,
sekarang udah mau closing aja.
Agenda hari ini adalah OSKM. Seluruh mahasiswa
baru dimobilisasi untuk datang pada jam 5.50, tetapi kenyataanya banyak yang
terlambat karena kondisi fisik yang semakin melemah dikarenakan rangkaian acara
OSKM sejak seminggu yang lalu. Akumulasi capek membuat sebagian orang yang
datang tepat waktu dengan jam yang sama ketika hari pertama pra-OSKM, datang terlambat.
Setelah berkumpul di depan perpustakaan,
kamipun dimobilisasi ke area Lapangan Saraga. Disana kami mengikuti rangkaian
acara OSKM. Dari yang “ancaman-ancaman” panitia OSKM, yang gak kuat boleh
minggir, pengecekan spek yang tak pernah ada, ada beberapa kakak tingkat yang
menyamar dan bergabung dengan kami untuk membuat kami depresi dan
terkaget-kaget karena ada beberapa spek yang tak mungkin dengan alas an yang
dibuat-buat dibawa olehnya serta
pengalaman senam pagi teraneh didunia. Tapi semua acara itu seru banget.
Bikin yang tadinya mukanya suram karena datang terlambat jadi sumringah.
Kemudian, kami dimobilisasi ke Sabuga. Disana,
kami mengikuti presentasi dari UPT K3L yang bertugas menjaga keamanan dan
kebersihan lingkungan di ITB yang dilanjutkan dengan defile OHU yang menampilkan sedikit demo tentang 80 unit yang ada
di ITB. Acara lanjutan dari defile
OHU yaitu OHU akan diselenggarakan pada tanggal 1 September nanti.
Acara berikutnya, jengjengjeng, hadiah dari
panitia OSKM buat maba. Apa hadiahnya? Hadiahnya adalah seminar dengan Bapak
Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Ibu Tri Mumpuni,
Wanadri, dan Kak Saska dari Riset Indie yang dimoderatori oleh Kak Maria
Selena, Putri Indonesia 2011 yang juga alumni ITB (yeeey).
Acaranya seru banget, meskipun ada beberapa
yang tertidur. Pak Gita memberikan beberapa petuah yang sangat inspiratif bagi
mahasiswa baru ITB angkatan 2013, calon pemimpin bangsa, dan diharapkan dapat
dilakukan dengan sebaik-baiknya. Setelah itu, ada kakak-kakak dari Wanadri
dengan beberapa fakta tentang Indonesia dan pulau-pulau terluar Indonesia yang
terkadang tak terawatt. Lalu ada Ibu Tri Mumpuni juga menjelaskan beberapa hal
menarik tentang integritas dan kompetensi untuk kemandirian dan kesejahteraa bangsa.
Beliau juga menjelaskan tentang akal sehat. Kemudian dilanjutkan oleh Kak Saska
yang mempresentasikan proyek-proyeknya dalam Riset Indie yang bergerak dalam
bidang teknologi, social, ekonomi dan media.
Seminar selesai dan kita dimobilisasi untuk
berkumpul bersama kelompok masing-masing untukj mendegarkan tugas hari ini dari
kakak taplok. Lalu, it’s time to go home.
No comments:
Post a Comment