Friday, August 23, 2013

Fakhri Ridho Dhiyamatra (16713365): Review K3

Mahasiswa memiliki peran untuk menjadi pemberi aspirasi dalam proses penentuan pengambilan kebijakan oleh pemerintah demi memajukan kualitas hidup Bangsa Indonesia. Untuk mendalami peran tersebut, mahasiswa-mahasiswa membutuhkan sebuah pola pikir yang dapat membantu mereka untuk memaksimalkan peran mereka sebagai pemberi aspirasi dalam proses penentuan pengambilan kebijakan. Pola pikir ini adalah pola pikir K3 (Kritis, Kreatif, Konstruktif).

Pola pikir kritis adalah pola pikir dimana kita bersifat tidak dapat lekas percaya dan selalu berusaha menemukan kesalahan atau kekeliruan dengan analisis yang tajam. Dengan pola pikir ini, mahasiswa diharapkan untuk ikut memikirkan permasalahan yang dihadapi baik oleh rakyat, pemerintah, ataupun keduanya. Dengan adanya peran serta mahasiswa yang merupakan kaum intelektual, pemerintah mendapatkan aspirasi dan mungkin saja solusi untuk menghadapi sebuah permasalahan yang pelik dengan rakyat.

Selanjutnya, pola pikir kreatif adalah pola pikir yang memiliki daya cipta atau memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu. Pola pikir kreatif ini sangat membantu mahasiswa untuk memikirkan solusi yang mungkin bisa diambil oleh pemerintah. Namun, pola pikir ini juga dapat membuat mahasiswa melakukan suatu hal yang cukup berbahaya demi protes terhadap pemerintah akan permasalahan dengan rakyat.

Terakhir adalah pola pikir koinstruktif yang memiliki arti pemikiran yang bersifat membina, memeperbaiki dan membantu suatu solusi terhapap permasalahan yang dihadapi oleh pemerintahan.

No comments:

Post a Comment